text-align: left;"> KAMPUNG MEDIA "JOMPA - MBOJO" KABUPATEN BIMA: Mandi di Sungai, Bocah Temukan Batu Ajaib?
Info

SELAMAT DATANG

Di Kabupaten Bima, Komunitas Kampung Media pertama yang dibentuk yakni, JOMPA MBOJO. Pasca dikukuhkan di Kantor Camat Woha pada tahun 2009, Kampung Media JOMPA MBOJO secara langsung membangun komunikasi dengan DISHUBKOMINFO Kab. Bima. Pada Jambore Kampung Media NTB (15/9/2012), JOMPA MBOJO mendapatkan penghargaan pada kategori “The Best Promotor”, yang merupakan penilaian tentang peran serta Pemerintah Daerah dalam menunjang segala kegiatan Komunitas Kampung Media, dan juga dinobatkan sebagai DUTA INFORMASI.

Sekilas Tentang Admin

Bambang Bimawan, tapi biasa dipanggil Bimbim.

Sunday, 24 November 2013

Mandi di Sungai, Bocah Temukan Batu Ajaib?



Lima biji batu yang diketemukan Ali

Woha, 24 November 2013

Percaya nggak percaya, hal mistis kembali terjadi di Desa Naru Kecamatan Woha. Rabu (20/11)  sekitar pukul 09.00 Wita,  M. Ali Akbar (akrab disapa Ali) bersama empat orang temannya berangkat mandi di Kali ‘Ama Ta’.

Ketika sedang mencebur dan asyk mandi bersama teman-temannya itulah tiba-tiba dia melihat sesuatu yang berwarna merah mengkilap di depannya yang langsung dia gapai dan raih. Setelah dia perhatikan baru dia sadar bahwa sesuatu yang dia raih itu adalah sebiji batu. Batu yang seukuran ujung kelingkingnya.

Mendapat batu tersebut anak yang berusia 12 tahun ini langsung memamerkannya pada 4 orang temannya dan kemudian ia bawa pulang. Sesampai di rumah, ia langsung perlihatkan kepada ayahnya, Jayadin Hasan. Menerima batu tersebut sang ayah sempat merasa heran dan menanyakan asal muasal batu tersebut yang dengan polos dijawabnya ia dapatkan terapung di sungai. Sang ayah dibuat melongo, karena hematnya batu tersebut tidak mungkin bisa sampai mengapung. Tapi sang ayah percaya penuh dengan anaknya.


Keesokan harinya Ali kembali mengajak teman-temannya mandi di kali yang sama. Dan sebelum masuk kali dia (bercerita) mendengar suara seseorang (tua) yang terdengar jelas di telinga Ali. Anehnya suara tersebut tidak didengar oleh teman-temannya yang berdiri dekat di sampingnya. Suara tersebut menyuruhnya untuk berenang dengan tangan yang harus dikepalkan.

Akhirnya dia turuti suara tersebut dan berenang sambil mengepalkan tangannya, dan sesampainya di seberang kali tanpa ia sadari ternyata tiba-tiba dalam genggamannya sudah terdapat 4 biji batu yang sejenis dengan yang ia temukan pada hari sebelumnya. Keempat batu tersebut berwarna putih, cokelat, orange, dan merah terang.

Naasnya saat itu salah satu dari keempat biji batu tersebut yang berwarna merah terang tanpa sengaja terjatuh kembali ke air dan langsung hilang begitu saja dari pandangannya tanpa terlihat cipratan air sebagai bekasnya jatuh. Akhirnya dia hanya membawa pulang 3 biji batu. Kebetulan waktu dia kembali dari berenang tersebut, Jompa Mbojo bersama dengan 2 orang warga Desa Naru lainnya sedang menjadi tamu ayahnya untuk melihat hasil penemuan (batu) sebelumnya. Kami menyaksikan langsung ketika Ali menyerahkan dan bercerita kepada bapaknya hal ikhwal penemuan batu kali kedua tersebut.

Aneh, hampir setengah harian setelah menyerahkan 3 biji batu yang baru ia temukan, kami melihat Ali seperti gelisah. Karenanya sang ayah bertanya tentang apa yang ia resahkan. Dari mulut si Ali kami mendengar ternyata ia masih saja merasa penasaran dan memikirkan tentang sebiji batu lainnya yang terjatuh di kali. Ali bahkan mampu menceritakan tentang ciri2 batu tersebut secara mendetail. Mulai dari ukuran, warna, dan bintik-bintik yang ada di batu tersebut.

Ketika menjelang berangkat sekolah, Ali yang merupakan salah satu murid di SMPN 1 Woha itu terlihat mempersiapkan buku pelajaran yang ada di meja belajarnya. Waktu sibuk membuka-buka halaman buku tersebut kami lantas mendengar teriakan kaget dari Ali. “Bapak.... ini batu yang jatuh di sungai itu. Sudah saya temukan ada di sela buku” Teriak Ali.

Ali yang berlari mendatangi kami terlihat girang dan kami hanya tersenyum kecut karena dihinggapi keraguan. Tapi setelah memperhatikan batu yang ada di tangannya kami terbelalak kaget. Ternyata sama persis dengan ciri-ciri salah satu batu yang ia ceritakan terjatuh di sungai itu.
 
Dua warga lain, Ilyas dan Burhan yang bersama Jompa Mbojo adalah penggemar batu antik beraroma mistik lantas mengumpulkan kesemua batu yang telah Ali temukan tersebut. Berdasarkan hasil pengamatan dan pengalamannya, mereka  menyimpulkan bahwa kelima biji batu tersebut merupakan jenis batu mulya bukan sejenis batu akik. Mereka menyebutnya dengan ‘Wadu Wobo Oi’ (dalam bahasa indonesia mengandung arti batu buih air).

Sosok Ali sendiri di mata ayahnya memang memiliki banyak keanehan dibandingkan dengan anak-anak lainnya. Konon Jayadin bercerita ketika isterinya mengandung Ali. Pada sekitar usia 6 bulan kandungan ia mendengar sang jabang bayi melantunkan ayat-ayat suci Al-qur’an. Ia pula pernah mendengar anaknya bertutur, bahwa Ali terkadang memiliki 3 bayangan dari satu sumber cahaya. Maka meski kaget, Jayadin tidak nerasa terlalu heran ketika anaknya menemukan ‘Wadu Wobo Oi’ tersebut.

Kelima batu tersebut sekarang masih dirahasiakannya kepada umum. Ia tidak menyiarkannya kepada umum karena takut dicemooh dan dicap sebagai pembual. Ia hanya memperlihatkannya kepada orang-orang yang baginya adalah ‘kalangan sendiri’. Beruntungnya Jompa Mbojo baginya masuk dalam kategori ‘kalangan sendiri’ dan tidak mempermasalahkan untuk dipublikasikan. (Zul/Mus)

2 comments:

  1. {MOHON MAAF KAMI NUMPANG PROMO } PUSAT PENJUALAN BONGKAHAN BATU BACAN ASLI MALUKU UTARA,BACAN DOKO DAN PALAMEA (TERNATE DAN HALMAHERA)
    Daftar harga sebagai berikut;
    ✿ BACAN DOKO DARI TERNATE (Maluku Utara)
    -Berat 1 Ons Rp 500 Ribu
    -Berat 5 Ons Rp 1 Juta 500 Ribu
    -Berat 1 Kg Rp 2 juta 500 ribu
    -Berat 2 Kg Rp 4 Juta
    -Harga masih bisa nego dikit mass,setiap pembelian perkilo dapat bonus 1permata batu bacan
    ✿ Kondisi bahan ;
    – Bahan / rough bacan doko asli bukan sintetis
    – Bahan tua (galian lama)
    – Hasil tambang sendiri
    – Bukan bacan rawatan,tapi murni hasil alam
    – Kualitas super kristal, sudah tembus
    – Sudah tembus
    – Beberapa titik sudah ada yang kristal
    – Bahan keras dan padat
    – Siap gosok poles
    – Daging utuh, tanpa kapur
    – Tidak rapuh, tidak mudah pecah / retak
    – Deskipsi sesuai apa adanya, harap diperhatikan dengan baik agar tidak ada dusta diantara kita
    Melayani Pembelian Per Kilo Dan Per Ons Untuk Bongkahan
    Kita Juga Melayani Pembelian Luar Daerah Dan Luar Kota
    Bagi Pecinta Bacan Yang Minat Silahkan Langsung Hubungi
    Kartu Simpati:0812 3107 1085
    PIN BB: 2ABA93A1
    #.stock terbatas
    Siapa cepat dia dapat
    Bagi yg merasa sudah minat dan ingin transaksi pembelian dengan kami,
    Adapun cara yg kami sediakan:COD bisa silahkan datang ke alamat saya di daerah Halmahera selatan
    Alamat:Jl.Rawabadak rt 004 rw 007,desa amasing kota utara kec.Bacan,halmahera selatan maluku utara,dan bagi peminat batu bacan di luar kota bisa kami kirim melalui jasa pengiriman seperti:JNE/TIKI/KANTOR POS,jika barang sudah kami kirim,kami berikan no.resi pengiriman barang yang anda pesan


    ReplyDelete