text-align: left;"> KAMPUNG MEDIA "JOMPA - MBOJO" KABUPATEN BIMA: Pembangunan Kecamatan Parado Serap Dana Rp. 4,6 Milyar
Info

SELAMAT DATANG

Di Kabupaten Bima, Komunitas Kampung Media pertama yang dibentuk yakni, JOMPA MBOJO. Pasca dikukuhkan di Kantor Camat Woha pada tahun 2009, Kampung Media JOMPA MBOJO secara langsung membangun komunikasi dengan DISHUBKOMINFO Kab. Bima. Pada Jambore Kampung Media NTB (15/9/2012), JOMPA MBOJO mendapatkan penghargaan pada kategori “The Best Promotor”, yang merupakan penilaian tentang peran serta Pemerintah Daerah dalam menunjang segala kegiatan Komunitas Kampung Media, dan juga dinobatkan sebagai DUTA INFORMASI.

Sekilas Tentang Admin

Bambang Bimawan, tapi biasa dipanggil Bimbim.

Tuesday, 6 January 2015

Pembangunan Kecamatan Parado Serap Dana Rp. 4,6 Milyar

Kecamatan Parado mendapatkan alokasi dana dalam APBD TA. 2014 senilai 4,61 milyar yang dialokasikan bagi kebutuhan sarana dan prasarana pembangunan, infrastruktur jalan di wilayah kecamatan Parado. Demikian ungkapan Bupati Bima Drs. H.Syafrudin H.M.Nur.M.Pd Minggu (4/1/23015) ketika melakukan Sosialisasi APBD TA. 2014 di aula kantor Camat setempat. Sosialisasi BBGRM ini juga dihadiri ketua TP.PKK.Kabupaten Bima yang juga anggota DPRD Kabupaten Bima Hj.Rustinah, para kepala SKPD camat Parado beserta unsur Muspika. 

Dalam arahannya, Bupati menyampaikan kepada seluruh masyarakat agar bersama – sama menjaga kebersihan terutama membersihkan selokan, sebab bila tidak diberesihkan, maka akan menimbulkan bahaya banjir apalagi saat ini curah hujan cukup tinggi.

Terkait alokasi dana pembangunan, dikatakan Bupati, dengan adanya alokasi dana tersebut masyarakat dihimbau agar dapat mengawal jalanya pembangunan yang akan dilaksanakan di wilayah kecamatan parado, sehingga dengan pembangunan tersebut tepat sasaran dan kebutuhan warga masyarakat akan terpenuhi". Ungkap Bupati. 

Pada sosialisasi tersebut, Bupati menjelaskan, "terkait dengan keberadaan UU nomor 6 tahun 2014 tentang Desa, pada Tahun 2015 sesuai dengan UU ini disebutkan bahwa seorang kepala desa akan mendapatkan gaji sebesar Rp. 3 Juta, Sekdes mendapatkan gaji Rp. 2,1 juta, Kaur Desa Rp, 1,5 juta, Kepala Dusun Rp. 1,5 juta. Sedangkan, BPD mendapatkan insentif sebesar Rp. 750 ribu.

Menurut Bupati, "pemberian gaji dan insentif ini untuk memberikan rangsangan bagi seluruh aparatur pemerintah desa agar dapat melaksanakan tugas pokok dan fungsinya lebih profesional dalam melayani warga masyarakat. Gaji dari pemerintah tersebut sepadan dengan tugas pokok dan fungsinya dalam melayani warga masyarakat".

Begitupula terkait dengan masa libur ini dimana saya selaku Bupati Bima menghimbau agar para Aparatur Sipil Negara pada tanggal 5 Januari 2015 mendatang untuk masuk kerja dan apabila seorang PNS tidak masuk kerja pada tanggal 5 Januari 2015 maka sesuai dengan peraturan pemerintah maka gajinya akan dipotong; hal ini dikarenakan pada hari pertama masuk kerja nanti tiap PNS akan diabsen satu persatu dimana absen tersebut akan dikirim keperintah pusat lewat Online yang dilakukan oleh BKD yang ada di wilayahnya masing – masing. 

Camat Parado Baharudin, S.Sos memaparkan bahwa wilayah yang dipimpinnya merupakan salah satu kecamatan Pemekaran tahun 2006, dan mempunyai 5 Desa yaitu desa Parado Wane, Parado Rato, desa Kanca, desa Kuta dan desa Lere.

Camat berharap, dukungan alokasi dana pembangunan ini kedepannya akan mampu menempatkan kecamatan Parado sejajar dengan kecamatan lainnya dalam hal penyediaan sarana dan prasarana pembangunan diwilayah tersebut.

Pada sosialisasi tersebut, Ketua TP. PKK Kabupaten Bima, Hj.Rustina menyerahkan berbagai macam bantuan diantaranya 1 set peralatan tata boga dari dana APBD II Dinas Koperasi dan UMKM kepada Suwaidah desa Parado Rato dan Sri Wahyuni Ibrahim desa Parado Wane. Masing-masing terdiri dari 1 buah panci, 1 buah dandang, 1 buah kompor hock, dan 1 buah wajan.

Selanjutnya bantuan dari dinas Kehutanan berupa bibit kemiri dan bibit durian untuk masyarakat parado berupa 7.000 pohon kemiri dan 2000 pohon durian sehingga total 9000 pohon yang diterima secara simbolis oleh Jafar Yunus, Mahfud berupa bibit Durian dan Kades Kuta Sarjan. (Humas – 03)

No comments:

Post a Comment