text-align: left;"> KAMPUNG MEDIA "JOMPA - MBOJO" KABUPATEN BIMA: Pembayaran Tunjangan Sertifikasi, Molor
Info

SELAMAT DATANG

Di Kabupaten Bima, Komunitas Kampung Media pertama yang dibentuk yakni, JOMPA MBOJO. Pasca dikukuhkan di Kantor Camat Woha pada tahun 2009, Kampung Media JOMPA MBOJO secara langsung membangun komunikasi dengan DISHUBKOMINFO Kab. Bima. Pada Jambore Kampung Media NTB (15/9/2012), JOMPA MBOJO mendapatkan penghargaan pada kategori “The Best Promotor”, yang merupakan penilaian tentang peran serta Pemerintah Daerah dalam menunjang segala kegiatan Komunitas Kampung Media, dan juga dinobatkan sebagai DUTA INFORMASI.

Sekilas Tentang Admin

Bambang Bimawan, tapi biasa dipanggil Bimbim.

Wednesday, 17 February 2010

Pembayaran Tunjangan Sertifikasi, Molor

Hingga pertengahan Pebruari ini, tunjangan sertifikasi guru belum juga terbayar. Padahal biasanya, setiap tanggal 15 setiap bulan, tunjangan tersebut telah masuk ke rekening masing-masing guru penerima.

Informasi yang dihimpun, pada tahun sebelumnya pembayaran tunjangan setifikasi guru rutin bulan yang pembayarannya langsung ke rekening masing-masing guru penerima. Namun mulai Januari hingga Pebruari 2010, tunjangan itu macet.

Guru-guru penerima tunjangan sertifikasi yang berusaha dikonfirmasi koran ini, enggan menyebutkan kejelasan tentang molornya pembayaran tunjangan dimaksud. Salah seorang guru kepada koran ini mengakui, dalam dua bulan tahun 2010 ini tunjangan sertifikat belum terbayarkan.

“Aneh juga sih, mulai Januari dan Pebruari kita belum juga menerima transfer tunjangan sertifikasi. Biasanya, tidak terlambat seperti ini. Tanggal 15 setiap bulan uangnya sudah masuk ke rekening,” ucap sumber.

Kepala Bidang KPMP Dinas Dikpora Kabupaten Bima Drs.H.M.Ali yang dikonfirmasi di kantor setempat, Senin kemarin, malah gusar dengan guru penerima tunjangan sertifikasi yang justru memberitahukan kepada wartawan atas telatnya pembayaran tunjangan sertifikasi.

“Kalau guru ini menyatakan diri sudah profesional, malah kini menjadi bodoh. Dari pada saya ngomong di koran, lebih baik guru itu yang ke sini. Yang seperti ini saja bilang ke wartawan,” celotehnya saat pertama kali dikonfirmasi.

Ia menjelaskan, guru penerima tunjangan sertifikasi yang lulus November dan Desember 2009 lalu, dinyatakan lulus secara portofolio. Mereka (guru,red) baru mendapatkan tunjangan sertifikasi setelah kelengkapan bahan antara lain, sertifikat diklat tanda kelulusan. “Namun kenyataannya, sertifikat diklat tanda kelulusan baru kami terima dari LPTK 4 Pebruari 2010 ini melalui LPMP Mataram,” jelasnya.

H.Ali membenarkan pembayaran tunjangan sertifikasi Januari-Pebbruari 2010 ini bagi guru yang dinyatakan lulus pada tahun 2006, 2007 dan 2008 lalu belum terbayarkan. “Sebenarnya kelulusan mereka yang ini, tidak perlu tanyakan ke kita, uangnya langsung masuk ke rekening ditransfer oleh pusat. Jadi tanyakan saja ke pusat,” kesalnya.

Namun, sambung dia, informasi yang diperolehnya pada saat acara sosialisasi mbelum lama ini, dana tunjangan sertifikasi khusus bagi guru yang lulus pada tahun 2006, 2007 dan 2008 akanb dibayarkan secara rapelan. Karena, dana khusus tunjangan sertifikasi tersebut akan masuk dalam alokasi DAU pemerintah daerah Kabupaten/Kota.

“Pembayarannya langsung oleh bendahara di sini (Dikpora) nantinya. Saat ini di pusat sedang tahap validasi data guru penerima tunjangan sertifikasi di pusat, termasuk pembayaran bagi guru yang lulus November-Desember 2009 ini, kalau memang dinas Kabupaten menyerahkan pemberkasan ke LMPM paling telat 18 Pebruari ini,” ungkapnya.

Akan tetapi, lanjutnya, kalau pemberkasanya telah dikirim ke LMPM nantinya akan masuk dalam DIPA Provinsi dan pembayarannya langsung melalui rekening masing-masing penerima tunjangan sertifikasi dimaksud. (**)

No comments:

Post a Comment