text-align: left;"> KAMPUNG MEDIA "JOMPA - MBOJO" KABUPATEN BIMA: Cemburu, Warga Parado Libas Tetangga Hingga Tewas
Info

SELAMAT DATANG

Di Kabupaten Bima, Komunitas Kampung Media pertama yang dibentuk yakni, JOMPA MBOJO. Pasca dikukuhkan di Kantor Camat Woha pada tahun 2009, Kampung Media JOMPA MBOJO secara langsung membangun komunikasi dengan DISHUBKOMINFO Kab. Bima. Pada Jambore Kampung Media NTB (15/9/2012), JOMPA MBOJO mendapatkan penghargaan pada kategori “The Best Promotor”, yang merupakan penilaian tentang peran serta Pemerintah Daerah dalam menunjang segala kegiatan Komunitas Kampung Media, dan juga dinobatkan sebagai DUTA INFORMASI.

Sekilas Tentang Admin

Bambang Bimawan, tapi biasa dipanggil Bimbim.

Saturday, 14 April 2012

Cemburu, Warga Parado Libas Tetangga Hingga Tewas

ilustrasi
Dibakar cemburu, Ahmad Landa warga RT 07 Desa Parado Rato tega menghabiskan nyawa Dahlan warga RT 04 Desa Parado Rato.  Ahmad diduga membacok korban sebanyak 4 kali, Akibatnya Dahlan mengalami kehabisan darah dan menghembuskan napas di Pusat Kesehatan Masyarakat (PKM) Parado, Rabu malam, di Parado Rato.
Kaur Reskrim Polres Bima Kabupaten, Afandi Jum’at (13/4) di Polres Bima Kabupaten mengatakan, Ahmad Landa karena cemburu membacok Dahlan. Akibat bacokan itu Dahlan mengalami luka bacok di lengan kanan, telinga kanan dan kepala bagian atas hingga belakang leher. “Dahlan meninggal di PKM Parado, jadi tidak menghembuskan napas di TPK,” jelas Afandi.

Lanjut Mantan Kapolsek Belo itu, meningggalnya Dahlan di duga kuat akibat banyak  kehilangan darah. Dan peristiwa pembacokan itu di picu cemburu. “pembacokan itu terjadi karena di bakar cemburu, menurut keterangan Riana Ainun Dita Putri selaku istri Ahmad,” terangnya.
Berdasarkan keterangan Riana, jelas Afandi, Dahlan sering menggoda, memegang bahkan berupaya menciumnya. Sehingga puncak kemarahan itu terjadi pada Rabu malam, dan akibat dari perbuatan, Ahmad Landa hingga sekarang terus di buru aparat kepolisian resor Bima Kabupaten. Bahkan Dahlan sudah di kuburkan pada Kamis (12/4) lalu di Parado Rato. “Besok (hari ini. Red) saksi saksi akan kami periksa, guna mengungkapkan kebenaran di balik modus pembacokan itu,” tandas Afandi.
Riana Ainun Dita Putri (18) asal Bekasi  Jawa Barat, selaku Istri Ahmad Landa sudah di amankan di Polres Bima Kabupaten. Hal itu dilakukan,  guna mengantisipasi aksi balas dendam dari pihak Dahlan.
Juga katanya, pembacokan itu tidak ada kaitan dengan Pemilihan Kepala Desa Parado Rato yang berlangsung Senin (9/4) lalu. “Jadi tidak ada kaitan dengan Pilkades, karena itu tadi cemburu. Menurut keterangan Riana yang sudah di amankan di Polres ini,” ujar Afandi. MUS

1 comment:

  1. Astagfirullah kawan, semoga jadi pelajaran buatmu.

    ReplyDelete