text-align: left;"> KAMPUNG MEDIA "JOMPA - MBOJO" KABUPATEN BIMA: Samili Kembali Bentrok, Satu Tewas
Info

SELAMAT DATANG

Di Kabupaten Bima, Komunitas Kampung Media pertama yang dibentuk yakni, JOMPA MBOJO. Pasca dikukuhkan di Kantor Camat Woha pada tahun 2009, Kampung Media JOMPA MBOJO secara langsung membangun komunikasi dengan DISHUBKOMINFO Kab. Bima. Pada Jambore Kampung Media NTB (15/9/2012), JOMPA MBOJO mendapatkan penghargaan pada kategori “The Best Promotor”, yang merupakan penilaian tentang peran serta Pemerintah Daerah dalam menunjang segala kegiatan Komunitas Kampung Media, dan juga dinobatkan sebagai DUTA INFORMASI.

Sekilas Tentang Admin

Bambang Bimawan, tapi biasa dipanggil Bimbim.

Wednesday, 17 October 2012

Samili Kembali Bentrok, Satu Tewas


Belum hilang dari ingatan peristiwa pembakaran 88 rumah warga dusun Godo, Bentrok antar Kampung di Kecamatan Woha pun kembali terjadi, Rabu (17/10).

Perseteruan antar warga desa Samili yang bersekutu dengan warga desa Kalampa melawan warga desa Dadibou tersebut telah menelan korban jiwa. Sukarman, warga Desa Samili Tewas diterjang peluru, korban terkena tembakan di pipi kiri hingga tembus pipi kanan dan meninggal dalam perjalanan menuju Pusat Kesehatan Masyarakat (PKM) Woha di Tente.

Perawat  PKM yang menangani Korban, Eliayana S.Kep, yang dikonfirmasi membenarkan adanya warga Samili yang tewas terkena timah panas. “Benar ada yang meninggal, Sukarman asal Desa Samili. Meninggal dalam perjalanan dari lokasi bentrok menuju PKM Woha,” jelas Eliayana. Seraya mengakui bahwa korban sudah di bawa ke RSUD bima untuk dilakukan autopsi.



Lanjutnya, selain satu warga samili yang meninggal ada juga warga yang mengalami luka akibat terkena panah. Warga dari pihak Samili yang mengalami luka ada 9 orang, dari 9 orang itu sudah kembali ke rumah sebanyak 3 orang dan di  rujuk ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bima sebanyak 5 orang. “Para korban luka akibat terkena panah sudah kami kirim ke RSUD Bima dan ada juga yang sudah kembali ke rumah karena memang lukanya tidak terlalu parah,” jelas Eliayana.

Bentrokan warga di Kecamatan Woha itu, sempat dipantau langsung Bupati Bima H. Ferry Zulkarnain ST yang datang dengan menggunakan sepeda motor dari jarak jauh yaitu di lokasi pembangunan kantor Bupati. Sementara itu, Wakil Bupati Bima Drs. H. Syafruddin H. M. Nor MPd. yang baru turun dari pesawat langsung ke PKM Woha. akan tetapi para korban sudah tak ada lagi, “Saya baru pulang dari Jakarta, belum bisa berkomentar banyak. Yang jelas saya berharap agar segera hentikan bentrok itu, apalagi sudah ada jatuh korban, mari kita carikan solusinya,” tandas H. Syafruddin. (Jompa)   

No comments:

Post a Comment