text-align: left;"> KAMPUNG MEDIA "JOMPA - MBOJO" KABUPATEN BIMA: 5 KM Baru Terbentuk di Kabupaten Bima
Info

SELAMAT DATANG

Di Kabupaten Bima, Komunitas Kampung Media pertama yang dibentuk yakni, JOMPA MBOJO. Pasca dikukuhkan di Kantor Camat Woha pada tahun 2009, Kampung Media JOMPA MBOJO secara langsung membangun komunikasi dengan DISHUBKOMINFO Kab. Bima. Pada Jambore Kampung Media NTB (15/9/2012), JOMPA MBOJO mendapatkan penghargaan pada kategori “The Best Promotor”, yang merupakan penilaian tentang peran serta Pemerintah Daerah dalam menunjang segala kegiatan Komunitas Kampung Media, dan juga dinobatkan sebagai DUTA INFORMASI.

Sekilas Tentang Admin

Bambang Bimawan, tapi biasa dipanggil Bimbim.

Thursday, 14 February 2013

5 KM Baru Terbentuk di Kabupaten Bima



Saat ini, banyak kelompok masyarakat di berbagai wilayah di Kabupaten Bima, yang ingin mendirikan dan bergabung di Kampung Media. Keinginan kelompok muda kreatif dari berbagai kecamatan tersebut, tergambar dari adanya surat permohonan yang dilayangkan ke Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkomifo) Kabupaten Bima baru-baru ini.

Muhaimin, SH, Kasi Penyiaran dan kemitraan Media Dishubkominfo Kabupaten Bima, mengatakan, saat ini telah ada penambahan 5 (lima) kampung media baru di Kabupaten Bima, selain lima komunitas kampung media yang dibentuk Dishubkominfo Provinsi NTB sebelumnya. “Lima kampung media baru ini telah menyurati kami sebelum mereka mengelompokan diri. Bahkan, ada satu kecamatan yang terdapat dua kampung media-nya,” aku Muhaimin.

Lima Komunitas Kampung Media baru tersebut yakni, KM. Madapangga Kecamatan Madapangga, KM. Wadupa’a Kecamatan Soromandi, KM. Soromandiri Kecamatan Soromandi, KM Lengge Kecamatan Wawo dan KM. Tambora Kecamatan Tambora. “Kini, jumlah Kampung Media di Kabupaten Bima saat ini sudah 10 Kampung Media. Dan pembiayaannya akan dilakukan dengan system sharing APBD Provinsi dan Kabupaten Bima,” terangnya.

Sementara Junaidin, Koordinator Kampung Media Kabupaten Bima, mengapresiasi keinginan kelompok masyarakat membentuk Kampung Media di berbagai kecamatan di Kabupaten Bima. Bahkan, dia berkeinginan semua wilayah membentuk wahana penyaluran informasi kampung tersebut. “Kami merasa yakin bahwa munculnya keinginan kelompok masyarakat ini bertolak dari eksistensi dan peran kampung media yang kian membahana,” tuturnya.

Terkait dengan hal demikian, Junaidin berharap adanya stimulasi dana yang cukup dari Pemerintah Kabupaten Bima. Karena Kampung Media yang terbentuk baru ini, merupakan inisiasi masyarakat yang sifat dan pembiayaannya belum terakomodir dalam APBD Provinsi NTB. “Bupati Bima harus dapat menjawab keinginan kreatif masyarakat muda ini dalam menyebarkan virus kebaikan di Kabupaten Bima,” sentilnya.
Dalam waktu yang tidak terlalu lama, Junaidin mengagendakan sharing dengan DPRD Kabupaten Bima, guna melobi anggaran sekaligus memperjelas peran dan eksistensi Kampung Media. “Kampung media ini merupakan wahana bermanfaat yang bisa dinikmati oleh semua orang di seluruh dunia. Bahkan melalui wahana ini, orang luar dapat mengetahui secara detail kultur Bima,” tandasnya. [Bim]

1 comment:

  1. paling pembentukan 5 KM tersebut hanya akal-akalan saja...

    ReplyDelete