text-align: left;"> KAMPUNG MEDIA "JOMPA - MBOJO" KABUPATEN BIMA: Kondisi Pasar Tente Memprihatinkan
Info

SELAMAT DATANG

Di Kabupaten Bima, Komunitas Kampung Media pertama yang dibentuk yakni, JOMPA MBOJO. Pasca dikukuhkan di Kantor Camat Woha pada tahun 2009, Kampung Media JOMPA MBOJO secara langsung membangun komunikasi dengan DISHUBKOMINFO Kab. Bima. Pada Jambore Kampung Media NTB (15/9/2012), JOMPA MBOJO mendapatkan penghargaan pada kategori “The Best Promotor”, yang merupakan penilaian tentang peran serta Pemerintah Daerah dalam menunjang segala kegiatan Komunitas Kampung Media, dan juga dinobatkan sebagai DUTA INFORMASI.

Sekilas Tentang Admin

Bambang Bimawan, tapi biasa dipanggil Bimbim.

Wednesday, 20 February 2013

Kondisi Pasar Tente Memprihatinkan


Ilustrasi
Kondisi Pasar Tente Kecamatan Woha Kabupaten Bima begitu memprihatinkan. Mulai dari kondisi jalan sepanjang areal pasar hingga keberadaan los pasar banyak yang memperihatinkan pula. Begitu dikemukakan Ketua Komisi III, Fahrirahman ST, saat paripurna penyampaian hasil Monitoring dan Evaluasi (Monev) dewan terhadap hasil kegiatan terkait pelaksanaan APBD 2012, Senin (18/2), diruang rapat utama DPRD Kabupaten Bima.

Hasil kunjungan lapangan Komisi itu, kondisi pasar Tente sangat memperihatinkan. Sebut saja jelasnya, para pedangan setiap hari terlihat bergumul dengan kekumuham dan kondisi yang kotor. Disamping jalan sepanjang arela yang terlihat becek, komisi III melihat fakta mencengangkan, dimana dua bangunan untuk los para pedagang di dalam pasar terlihat sejumlah kayu penyangga di bagian atap sudah keropos. Bahkan ada yang sudah menggantung dan berpotensi rubuh, sehingga membahayakan keselamatan para pedagang.

Hal yang tidak berbeda jauh, dirasakan di areal Terminal Tente. Air begitu menggenangi wilayah terminal, termasuk sampah dan lumpur berserakan disekitar terminal. Semakin menambah kekumuhan ditempat itu. Karenanya, komisi III, kata Fahri, mendesak pemerintah untuk sesegra mungkin memperbaiki kondisi di Terminal Tente dan Pasar Tente. Artinya diperlukan kebijakan penataan yang konfrehensif dan terintegrasi.

Komisi III, dipastikan Fahri, dalam waktu dekat, tentunya dengan dukungan pimpinan DPRD kabupaten Bima, akan menginisiasi pertemuan lintas sektoral dalam rangka mendiskusikan solusi dan metode kebijakan terbaik bagi penataan terminal dan pasar Tente.
(Joe)

No comments:

Post a Comment