text-align: left;"> KAMPUNG MEDIA "JOMPA - MBOJO" KABUPATEN BIMA: Tak Ada Hiruk Pikuk Proklamasi di Woha
Info

SELAMAT DATANG

Di Kabupaten Bima, Komunitas Kampung Media pertama yang dibentuk yakni, JOMPA MBOJO. Pasca dikukuhkan di Kantor Camat Woha pada tahun 2009, Kampung Media JOMPA MBOJO secara langsung membangun komunikasi dengan DISHUBKOMINFO Kab. Bima. Pada Jambore Kampung Media NTB (15/9/2012), JOMPA MBOJO mendapatkan penghargaan pada kategori “The Best Promotor”, yang merupakan penilaian tentang peran serta Pemerintah Daerah dalam menunjang segala kegiatan Komunitas Kampung Media, dan juga dinobatkan sebagai DUTA INFORMASI.

Sekilas Tentang Admin

Bambang Bimawan, tapi biasa dipanggil Bimbim.

Thursday, 15 August 2013

Tak Ada Hiruk Pikuk Proklamasi di Woha


Ilustrasi

Biasanya, peringatan HUT Proklamasi Republik Indonesia selalu ramai dengan berbagai kegiatan kemasyarakatan. Namun pemandangan tersebut tidak tampak di Kecamatan Woha. Muncul kesan, bahwa Pemerintah Kecamatan setempat tidak memiliki inisiatif memperingati hari bersejarah itu.

Muhammad Azwar, S.Pd, warga Desa Naru mengatakan, tahun ini tak tampak hiruk pikuk perayaan kemerdekaan di Kecamatan Woha. Pemandangan tersebut sangat kontras dengan kecamatan lain yang selalu ramai dengan berbagai kegiatan yang dihelat. “Saya menduga, sepinya penyambutan HUT RI ini karena tak ada niat baik dari pemerintah kecamatan,” tudingnya.

Seperti di Kecamatan Monta, Belo dan Palibelo, sebagai wilayah tetangga kecamatan Woha, teramat ramai dengan kegiatan dimaksud. Hari ini saja (15/8), kecamatan lain mengadakan lomba gerak jalan indah yang melibatkan berbagai komponen masyarakat dan instansi pemerintahan. “Kegiatan seperti ini tak Nampak di Kecamatan Woha,” sorotnya.

Sepinya penyambutan HUT Proklamasi, kata Azwar yang baru saja menyelesaikan studi di Malang itu, tidak saja terjadi tahun ini. Namun selama tiga tahun berturut-turut, Kecamatan Woha sepi dengan kegiatan penyambutan HUT Proklamasi. Kondisi tersebut sangat memprihatinkan dan bertolak pada tak adanya inisiatif dari pemerintah kecamatan. “Kabar yang saya dengar, tak adanya penyambutan HUT Proklamasi ini sudah berlangsung selama tiga tahun. Kondisi ini sangat memprihatinkan. Mana rasa patriotismenye sebagai abdi Negara,” herannya.

Azwar juga berpendapat, kondisi tersebut juga kontras dengan sebutan Kecamatan Woha sebagai Ibukota Kabupaten Bima. Karenanya, Azwar meminta kepada pengambil kebijakan di tingkat Kabupaten Bima untuk dapat memilih dan menilai kapasitas pejabat yang ditempatkan sebagai kepala wilayah di Kecamatan Woha. “Bupati harusnya bisa menilai secara matang pejabat yang dipoisisikan sebagai camat di Woha,”pintanya.

Sekretaris Camat Woha, Irfan Dj, SH yang dikonfirmasi, membenarkan tak adanya kegiatan menyambut HUT Proklamasi tahun ini. Kata dia, hal itu tidak dilakukan karena mengingat kondisi Kecamatan Woha yang belum kondisif. “Di Desa Nisa baru saja selesai perang antar-kampung. Itulah salah satu alasan sehingga kami tak melaksanakan kegiatan,” tandasnya. [Mus]

No comments:

Post a Comment