text-align: left;"> KAMPUNG MEDIA "JOMPA - MBOJO" KABUPATEN BIMA: Warga Talabiu Gotong Royong Menata Lingkungan
Info

SELAMAT DATANG

Di Kabupaten Bima, Komunitas Kampung Media pertama yang dibentuk yakni, JOMPA MBOJO. Pasca dikukuhkan di Kantor Camat Woha pada tahun 2009, Kampung Media JOMPA MBOJO secara langsung membangun komunikasi dengan DISHUBKOMINFO Kab. Bima. Pada Jambore Kampung Media NTB (15/9/2012), JOMPA MBOJO mendapatkan penghargaan pada kategori “The Best Promotor”, yang merupakan penilaian tentang peran serta Pemerintah Daerah dalam menunjang segala kegiatan Komunitas Kampung Media, dan juga dinobatkan sebagai DUTA INFORMASI.

Sekilas Tentang Admin

Bambang Bimawan, tapi biasa dipanggil Bimbim.

Thursday, 15 August 2013

Warga Talabiu Gotong Royong Menata Lingkungan

Pelaksanaan kegiatan upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan RI ke-68 Tingkat Kabupaten Bima rencananya secara resmi akan dipusatkan di Lapangan Bola Desa Talabiu. Warga Talabiu menyambut rencana tersebut dengan penuh bahagia dan rasa bangga, karena merupakan suatu kehormatan bagi warga Talabiu ketika Pemerintah Daerah Bima memilih Desa Talabiu sebagai pusat dari kegiatan tersebut. 

Sebagai konsekuensi dari adanya rencana tersebut, di tengah hilir mudiknya kendaraan Dump Tuck yang memuat tanah timbunan untuk lapangan, warga Talabiu dari pagi, Selasa (13/8) secara sadar dan suka rela ikut bergotong royong membenahi Lapangan Bola agar siap dan layak untuk dijadikan sebagai tempat perhelatan. Sementara di depan  tiang bendera anggota  Tim Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra) terpilih sibuk mengadakan  briefing dan persiapan latihan, karena pada sore harinya Tim Paskibra sudah harus melakukan gladi (simulasi, red) di lapangan yang sama. Dari pantauan Jompa mbojo tim Paskibra terlihat melakukan gladi hingga jelang magrib yang kemudian tim tersebut kembali ke tempat inap sementara (karantina) di SMPN 3 Woha.

Drs. Syaifudin H. AB, salah satu Tokoh Pemuda Talabiu di depan warga yang sedang ikut bergotong royong terus menyemangati dan mengajak kepada seluruh warga agar membenahi juga lingkungan rumahnya masing-masing. “Untuk menata lingkungan rumah, bukan saja pekerjaan kaum bapak tapi kaum ibu pun harus membantu pekerjaan tersebut” tuturnya. 

Menurut Syaifudin, terpilihnya Lapangan Bola sebagai pusat kegiatan upacara bendera adalah merupakan kebanggaan tersendiri bagi warga Talabiu dan tepat pada tanggal 17 Agustus nanti Desa Talabiu akan menjadi pusat perhatian masyarakat Bima, maka masih menurutnya adalah penting untuk warga Talabiu menata lingkungannya. “Saya sangat mengharap kepada seluruh masyarakat talabiu untuk membersihkan got-got, mengecat pagar dan memasang bendera merah putih di depan rumah masing-masing” lanjutnya. [Bim]

No comments:

Post a Comment