text-align: left;"> KAMPUNG MEDIA "JOMPA - MBOJO" KABUPATEN BIMA: Biaya Pilkades Naru Paling Rendah se_Bima
Info

SELAMAT DATANG

Di Kabupaten Bima, Komunitas Kampung Media pertama yang dibentuk yakni, JOMPA MBOJO. Pasca dikukuhkan di Kantor Camat Woha pada tahun 2009, Kampung Media JOMPA MBOJO secara langsung membangun komunikasi dengan DISHUBKOMINFO Kab. Bima. Pada Jambore Kampung Media NTB (15/9/2012), JOMPA MBOJO mendapatkan penghargaan pada kategori “The Best Promotor”, yang merupakan penilaian tentang peran serta Pemerintah Daerah dalam menunjang segala kegiatan Komunitas Kampung Media, dan juga dinobatkan sebagai DUTA INFORMASI.

Sekilas Tentang Admin

Bambang Bimawan, tapi biasa dipanggil Bimbim.

Saturday, 21 September 2013

Biaya Pilkades Naru Paling Rendah se_Bima




Menindaklanjuti rencana pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Naru Kecamatan Woha, Panitia Pelaksana Pilkades Rabu, (18/9) menggelar rapat pembahasan RAB (Rencana Anggaran Belanja) bersama 3 Calon Kepala Desa setelah sehari sebelumnya Panitia mengunumkan secara resmi calon tetap kades yang telah lolos dari penyaringan administrasi. 

Adapun Tiga Calon Kades Periode 2013-2019 tersebut, Damsus HMS warga Dusun Sinar, Suryadin warga Dusun Sinar, dan Yusuf H. Ismail warga Dusun Kalate. Sebagaimana data dalam Daftar Pemilih Sementara (DPS) yang dilansir panitia, ketiga Calon ini rencananya akan bersaing secara sehat dan demokratis dalam memperebutkan suara sekitar 2.462 warga Desa Naru yang tersebar di 4 dusun, masing-masing Dusun Kalate, Dusun Sinar, Dusun Perintis, dan Dusun Tani Mulya.
Rapat di Aula Kantor Desa Naru tersebut dipimpin langsung Pelaksana Tugas Kepala Desa Naru, Hamzah, S.Sos. Selain dihadiri oleh 3 Calon, ikut pula pejabat yang mewakili Muspika Kecamatan Woha, Jajaran BPD dan Personil Kamtibmas Polsek Woha. Membuka rapat, Hamzah secara lugas menegaskan bahwa pembentukan ulang panitia pelaksana Pilkades merupakan satu-satunya solusi manakala hasil rapat tidak mendapatkan kesejajaran antara angka yang ditawarkan oleh panitia dengan kemampuan financial calon.

Menurut Ketua Panitia Pelaksana A. Malik MT, bahwa gamblangnya, seperti tertuang dalam estimasi biaya kepanitiaan maka total biaya pelaksanaan secara keseluruhan mencapai angka 48 juta sekian. logikanya masing-masing dari 3 calon akan dikenakan biaya sekitar 15 juta rupiah. Malik mengaku panitia telah sangat berhati-hati dalam menyusun estimasi biaya dan jika dibandingkan dengan biaya pelaksanaan desa-desa lain yang telah sukses dalam pilkades baru-baru ini yang rata-rata menelan biaya tidak kurang dari 40 juta. Padahal ada yang jumlah pemilihnya tidak mencapai 2 ribu orang. jadi menilik jumlah pemilih di Desa Naru yang hampir mencapai 2500 orang, maka angka yang tertuang dalam RAB sangat masuk akal.

Menanggapi hasil tawaran panitia, setelah mempelajari tiap item alokasi biaya, secara serentak 3 calon menyatakan bahwa biaya tersebut masih terlalu tinggi. Damsus, berkilah bahwa jumlah pemilih tidak dapat dijadikan sebagai titik perbandingan dalam pemetaan biaya. Tetapi lebih kepada kemampuan dana yang dimiliki para calon. Setelah melakukan loby dengan sesama, maka 3 calon sepakat untuk menegosiasikan biaya sebesar 30 juta. Artinya masing-masing calon menanggung 10 juta. 

Tidak berlangsung terlalu alot, setelah panitia sempat ngotot pada 35 juta akhirnya panitia menyetujui 30 juta sebagai kesepakatan akhir seperti negosiasi awal dari ketiga calon. Malik berjanji meski kerja kepanitiaan akan menjadi berat dengan biaya yang sekecil itu, tapi akan berusaha menekan biaya pelaksanaan demi suksesnya Pilkades Naru. Rapat pembahasan RAB yang berlangsung dengan aman dan lancar tersebut akhirnya ditutup kembali oleh Hamzah, S.Sos. 

Di akhir rapat ketika Jompa Mbojo meminta tanggapannya terhadap hasil rapat, Hamzah mengaku senang dengan Rp30 juta sebagai kesepakatan akhir. “Biaya pelaksanaan pilkades Naru adalah yang paling kecil jika dibandingkan dengan biaya pilkades desa-desa lain se-Kabupaten Bima bukan hanya Kecamatan Woha. dan saya merasa puas dan bangga dengan kerja panitia” akunya. (Mus)



No comments:

Post a Comment