text-align: left;"> KAMPUNG MEDIA "JOMPA - MBOJO" KABUPATEN BIMA: Proyek Terminal Tente, Sudahkah Rampung?
Info

SELAMAT DATANG

Di Kabupaten Bima, Komunitas Kampung Media pertama yang dibentuk yakni, JOMPA MBOJO. Pasca dikukuhkan di Kantor Camat Woha pada tahun 2009, Kampung Media JOMPA MBOJO secara langsung membangun komunikasi dengan DISHUBKOMINFO Kab. Bima. Pada Jambore Kampung Media NTB (15/9/2012), JOMPA MBOJO mendapatkan penghargaan pada kategori “The Best Promotor”, yang merupakan penilaian tentang peran serta Pemerintah Daerah dalam menunjang segala kegiatan Komunitas Kampung Media, dan juga dinobatkan sebagai DUTA INFORMASI.

Sekilas Tentang Admin

Bambang Bimawan, tapi biasa dipanggil Bimbim.

Wednesday, 12 March 2014

Proyek Terminal Tente, Sudahkah Rampung?


Wajar jika banyak mata yang diarahkan pada pengerjaan proyek Terminal Tente. Dan tuaian kritik sinis bertalu-talu datang dari berbagai arah. Bagaimana tidak? Proyek yang menelan Anggaran Negara sebesar 2.4 Miliar yang dijadwalkan rampung pada 22 Desember 2013 silam tersebut, hingga kini masih juga belum nampak setengah beres. Kondisi inilah yang membuat Fadlin, warga Desa Tente Kecamatan Woha angkat bicara.

Menurutnya, pekerjaan proyek terminal tidak maksimal. Terbukti dari sempitnya ruas halte Bus. “Kalau turun hujan, kita tidak bisa berteduh di halte itu. Karena jarak atap dan pengecoran sangat sempit,” keluhnya kepada Jompa Mbojo, Sabtu (8/3).


Selain itu, kondisi di depan terminal tampak kotor. Meski sudah dihotmik, namun tumpukan sampah dan genangan air masih saja terlihat. “Genangan air setinggi mata kaki orang dewasa. Belum lagi tumpukan sampah yang menyengat,” ujarnya.

Fadlin mendesak Pemerintah Daerah melalui Dinas Perhubungan untuk menyelesaikan persoalan tersebut. Harapannya, agar masyarakat mengetahui sejauh mana proyek itu dikerjakan. “Apakah sudah selesai atau belum, kita juga nggak tau,” tanyanya.

Hematnya, pekerjaan tersebut sudah terhenti sekitar dua bulan lalu. Hingga kini pekerjaannyapun tidak terlihat lagi. Mereka juga tidak pernah mendapat konformasi dari PT Bunga Raya sebagai pemenang tender terkait dengan pekerjaan tersebut. Padahal, katanya, masih banyak yang belum selesai dikerjakan. “Sebagian terminal kan masih ada yang belum dihotmik,” paparnya.

Hal senada juga dipertanyakan oleh warga lainnya, Syarifuddin..  Dia meminta anggota DPRD Kabupaten dan pihak Kejaksaan segera membidik persoalan tersebut.

Menurutnya, pekerjaan terminal sengaja dibiarkan terbengkalai. “Pekerjaannya jangan setengah-setengah dong. Itu kan uang Negara,” sentilnya.

Kepala UPT Dinas Perhubungan Kecamatan Woha, Suaeb S.Sos ketika ditemui di kantornya Sabtu (8/3) tidak berada di tempat. Sementara Kepala Dinas PU Ir Nggempo, mengaku tidak tahu menahu terkait proyek tersebut. Dia menyarankan untuk mengkonfirmasi hal ini ke Dinas Perhubungan. “Kita tidak tau proyek itu, langsung tanya saja Dishubnya,” Tandasnya. [Adn]

No comments:

Post a Comment