text-align: left;"> KAMPUNG MEDIA "JOMPA - MBOJO" KABUPATEN BIMA: Langsung Beli Set Alat Kesenian
Info

SELAMAT DATANG

Di Kabupaten Bima, Komunitas Kampung Media pertama yang dibentuk yakni, JOMPA MBOJO. Pasca dikukuhkan di Kantor Camat Woha pada tahun 2009, Kampung Media JOMPA MBOJO secara langsung membangun komunikasi dengan DISHUBKOMINFO Kab. Bima. Pada Jambore Kampung Media NTB (15/9/2012), JOMPA MBOJO mendapatkan penghargaan pada kategori “The Best Promotor”, yang merupakan penilaian tentang peran serta Pemerintah Daerah dalam menunjang segala kegiatan Komunitas Kampung Media, dan juga dinobatkan sebagai DUTA INFORMASI.

Sekilas Tentang Admin

Bambang Bimawan, tapi biasa dipanggil Bimbim.

Saturday, 14 March 2015

Langsung Beli Set Alat Kesenian

Sejak rotasi dan mutasi yang dilakukan Februari lalu di lingkup Pemerintah Kabupaten Bima, sejak itu pula St. Sarah, S.Pd.Mat menjabat sebagai Kepala Sekolah di SMP N 2 Donggo.

Kehadirannya menggantikan Kasek lama yang dijabat Nasarudin S.Pd dinilai banyak pihak telah mampu membawa perubahan positif bagi kemajuan sekolah setempat. “Beliau adalah sosok kepala yang sangat peduli dengan kemajuan sekolah.” Tutur salah seorang guru.

Buktinya! Di hari pertama menjabat, ia langsung membelikan seperangkat alat kesenian bagi sekolah yang kini diasupnya. Beragam alat musik tradisional, seperti gendang, gong, dan gamelanpun langsung tertata rapi menghiasi rak inventarisasi sekolah.

“Dengan adanya seperangkat alat kesenian ini, saya berharap siswa-siswi SMP ini lebih mengenal lagi kesenian tradisional daerah Bima,” terangnya, saat acara pisah kenal antara kepala sekolah baru dengan kepala sekolah lama di sekolah setempat, Sabtu (07/3).

Seolah tak menunggu lama, seperangkat alat kesenian yang dibeli St. Sarah langsung menunjukkan daya gunanya. Di acara Pisah Kenal tersebut siswa-siswi SMPN 2 Donggo yang tergabung dalam sanggar seni, memperlihatkan kebolehan mereka  memainkan seperangkat alat kesenian tersebut.

Pertunjukan tari, seperti tari “Wura Bongi Monca”, Kasida Rebana,dan Drama menjadi lebih hidup dan semarak dengan peralatan baru mereka.

Pertunjukan tari ini baru sekelumit gambaran dari geliat kebolehan siswa-siswinya. Karena selain itu, sejak kehadirannya. St. Sarah lebih mengintensifkan lagi kegiatan ekstra kurikuler sekolahnya. Sebut saja, kegiatan Pramuka yang dibimbingnya langsung.

St. Sarah mengaku sangat senang berada di SMPN 2 Donggo. “Peserta didik saya sangat patuh pada ibu bapak guru mereka. Terlebih pada saya selaku Kepala Sekolah.” Katanya senang. “Dan itu semua tidak terlepas dari hasil didikan Kepala Sekolah lama, Bapak Nasarudin S.Pd,” imbuhnya tanpa mau menafikan perjuangan pendahulunya. (Adn)

No comments:

Post a Comment