text-align: left;"> KAMPUNG MEDIA "JOMPA - MBOJO" KABUPATEN BIMA: LPMD Tente Layak Jadi Teladan
Info

SELAMAT DATANG

Di Kabupaten Bima, Komunitas Kampung Media pertama yang dibentuk yakni, JOMPA MBOJO. Pasca dikukuhkan di Kantor Camat Woha pada tahun 2009, Kampung Media JOMPA MBOJO secara langsung membangun komunikasi dengan DISHUBKOMINFO Kab. Bima. Pada Jambore Kampung Media NTB (15/9/2012), JOMPA MBOJO mendapatkan penghargaan pada kategori “The Best Promotor”, yang merupakan penilaian tentang peran serta Pemerintah Daerah dalam menunjang segala kegiatan Komunitas Kampung Media, dan juga dinobatkan sebagai DUTA INFORMASI.

Sekilas Tentang Admin

Bambang Bimawan, tapi biasa dipanggil Bimbim.

Saturday, 25 April 2015

LPMD Tente Layak Jadi Teladan

Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Desa (LPMD) Desa Tente Kecamatan Woha layak dijadikan teladan. Belum genap sebulan dibentuk dan dikukuhkan, lembaga desa ini sudah langsung unjuk gigi lewat kerja nyata.

Lihat saja lingkungan Kompleks Pasar Tente sekarang! Masalah sampah di sana yang sudah lama seperti tak tersentuh, kini sudah tertangani dengan baik sampai ke lorong-lorong pasar.

Genangan air di jalan masuk sisi timur dan selatan pasar juga sudah mulai menemukan jalan keluarnya lewat normalisasi selokan oleh mereka di tiap sisi jalan.


Lihat pula tempat parkir umum yang kemarin-kemarin nampak seperti kubangan, kini sudah padat ditimbuni tanah bersirtu. Mobil Kanvas, benhur, dan sepeda motor sekarang bisa melenggang keluar masuk tempat parkir dengan pijakan yang mantap.

Sejak dikukuhkan 28 Maret lalu, LPMD Tente memang sudah berkomitmen untuk mengawali program kerja mereka lewat sentuhan “pelayanan” yang paling dirasa manfaatnya oleh publik. Tak menunggu lama, karena tercatat Tanggal 19 sampai 22 April mereka sudah mulai merealisasikan program kerjanya. Mulai dari pembersihan sampah di areal pasar yang cukup luas, normalisasi selokan, dan penimbunan tempat parkir di Pasar Tente.

Hebatnya lagi, LPMD Tente membiayai program kerjanya secara swadaya. Pemerintah Daerah lewat Camat Woha sendiri “hanya” berandil 6 truck pengangkut sampah. Sisanya dibiayai dari dana 1 juta sekian, hasil dari donasi penerima manfaat tempat parkir serta sejumlah warga yang bermukim di pasar setempat.

“Alhamdulillah,” syukur M. Rifaid Achmad, A.Md, Ketua LPMD, saat ditemui di tempat parkir umum pasar tente bersama anggota LPMD lainnya. “Rekan-rekan anggota LPMD mau bekerja keras dengan tulus mewujudkan program kerja ini. Jadinya bisa seperti ini,” imbuh mantan Kepala Desa Tente periode 2001-2007 ini sambil menunjuk area parkir yang sudah ditimbun.

Meski begitu, tak semua areal parkir seluas 50 x 20 meter ini mampu ditimbun habis dengan dana swadaya yang ada. Menurut Kasman H. Jum’at, Sekretaris LPMD, masih diperlukan tanah timbunan sekitar 20 truck lagi untuk menuntaskannya. “Kita kehabisan dana. Mudah-mudahan dalam waktu dekat ini Pemerintah Daerah mau menyumbangkan dana untuk itu,” harap Kasman.

“Kalau masalah tenaga, saya siap mengorganisir rekan-rekan kusir untuk membantu. Rekan-rekan LPMD bisa memobilisasi warga sekitar,” kata Amirrudin, Ketua Kusir Kecamatan Woha menimpali.
20 truck, itu artinya membutuhkan dana sekitar 2 juta. Menjadi aneh rasanya jika Pemda sendiri berat hati merogoh pundi yang tak seberapa itu untuk kerja yang manfaatnya sebesar itu.

Setelah ini beres. LPMD Tente, lewat ketuanya, menyatakan akan menangani masalah sampah yang jadi momok di pasar tente ini secara berkelanjutan. Caranya, yaitu dengan membentuk lembaga kebersihan yang khusus menangani sampah.

Meski lembaga sejenis sudah ada dalam nomenklatur Pengurus Pasar, tapi LPMD sendiri menilainya tidak efektif. “Hitung-hitung kita membantu Kepala Pasar. Tapi mengenai pembentukan lembaga ini, akan kita rembug bersama Muspika Woha. Mudah-mudahan ditanggapi positif," harap Rifaid tulus. (Adn)

No comments:

Post a Comment