text-align: left;"> KAMPUNG MEDIA "JOMPA - MBOJO" KABUPATEN BIMA: Kunjungi Warga Karampi, Bupati Serap Aspirasi
Info

SELAMAT DATANG

Di Kabupaten Bima, Komunitas Kampung Media pertama yang dibentuk yakni, JOMPA MBOJO. Pasca dikukuhkan di Kantor Camat Woha pada tahun 2009, Kampung Media JOMPA MBOJO secara langsung membangun komunikasi dengan DISHUBKOMINFO Kab. Bima. Pada Jambore Kampung Media NTB (15/9/2012), JOMPA MBOJO mendapatkan penghargaan pada kategori “The Best Promotor”, yang merupakan penilaian tentang peran serta Pemerintah Daerah dalam menunjang segala kegiatan Komunitas Kampung Media, dan juga dinobatkan sebagai DUTA INFORMASI.

Sekilas Tentang Admin

Bambang Bimawan, tapi biasa dipanggil Bimbim.

Sunday, 17 May 2015

Kunjungi Warga Karampi, Bupati Serap Aspirasi

Kunjungan Kerja Bupati Bima Drs. H.Syafrudin H. M. Nur, M.Pd, M.M yang didampingi Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bima Nukrah, S.Sos dan dua orang anggota DPRD Edy Muklis, S.Sos dan Sulaiman, MT, SH, beserta para pejabat teras ke Desa Karampi Kecamatan Langgudu, Minggu (17/5) selain dimanfaatkan untuk melakukan penyarahan bantuan sektor kelautan dan perikanan, juga mendengarkan beragam aspirasi warga setempat.

Setelah mendengarkan penyampaian aspirasi warga desa Karampi menggunakan musik tradisional "Olo", pembacaan puisi Siswi SMAN 3 Langgudu yang berharap agar sekolah dibenahi, Bupati dalam arahannya menanggapi sekaligus menyampaikan beberapa informasi terkait penyelenggaraan pemerintahan.

Bupati mengawali arahannya dengan menyampaikan terima kasih atas pelayanan masyarakat Desa Karampi kehadiran dalam acara silaturahmi. "Saya merasa bangga karena warga Karampi menyampaikan aspirasi dengan santun".

Dengan melihat potensi sumberdaya alam wilayah pesisir ini, Bupati memaparkan, Desa Karampi adalah wilayah yang memiliki potensi alam melimpah dan bisa didayagunakan untuk mencapai kemajuan, Namun pembangunan akan berjalan bila dikawal secara berkelanjutan". Kata Bupati.

Menanggapi harapan warga agar Bupati memperhatikan harga jual komoditas jagung pasca panen, Bupati H. Syafrudin menyampaikan, "soal harga jagung, Bupati akan melakukan pembahasan intensif dengan investor yang akan membeli komoditi jagung. Untuk pengembangan komoditas jagung, Kabupaten Bima mendapat dana Rp 9 Milyar dari Kementerian Pertanian RI untuk pembelian bibit dan Sarana Produksi pertanian.

Terkait harapan masyarakat desa Karampi bagi pembangunan fasilitas pendidikan. Pembangunan SMAN 3 Karampi yang saat ini memiliki 84 siswa/siswi dan belum memiliki ruang kelas sendiri, akan segera dilakukan pembangunan 3 lokal RKB melalui dana APBD-Perubahan sedangkan sisanya akan disampaikan proposalnya kepada Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI.

Selain perhatian kepada jenjang SMA, pada kesempatan tatap muka yang dipusatkan di halaman SDN Karampi tersebut, Bupati H. Syafrudin langsung memanggil 6 orang Kepala SMP se Kecamatan Langgudu. "Saya perlu memanggil ke enam kepala SMP ini untuk bertanya langsung tentang perkembangan sekolah, jumlah murid kebutuhan dasar sekolah yang harus segera dipenuhi". Urai Bupati.

Fasilitas pendidikan menjadi prioritas di Karampi, demikian halnya jalan dan pembangunan masjid. Menyangkut pembangunan masjid, Pemerintah daerah akan berupaya membantu dengan catatan, Masjid desa Karampi yang saat ini masih dalam proses pembangunan harus memiliki gambar teknik untuk memudahkan perhitungan kebutuhan material yang diperlukan". Jelas Bupati.

Menutup arahannya, Bupati berharap agar masyarakat Karampi dan Langgudu tetap menjaga dan mempertahankan situasi Kamtibmas. "Dengan kondisi Kamtibmas dan lingkungan yang aman, Rahmat Allah SWT akan datang berlipat-lipat". Tutup Bupati.

Setelah menyampaikan arahan, Bupati Bima H. Syafrudin, didampingi wakil ketua dan anggota DPRD Kabupaten Bima dan pejabat terkait melakukan peninjauan Masjid desa dan Lokasi pembangunan SMAN 3 Langgudu yang berada 300 meter dari Lokasi acara silaturahmi.

Sebelumnya, Camat Langgudu Drs. M. Rum, M.M dalam laporannya mengatakan, "saat ini terdapat 100 hektar jagung berhasil dipanen. Namun, kendala yang dihadapi saat ini kisaran harga Rp 1.800/kg dan diharapkan dicapai harga yang sesuai agar kesejahteraan masyarakat dapat ditingkatkan". Jelas Camat.

Selain harga komoditi jagung, pada desa yang terdri dari 4 dusun ini, Camat Langgudu menyampaikan, "transportasi menjadi kendala utama yang dihadapi warga. Jalan penghubung empat dusun yang ada di Karampi perlu mendapatkan sentuhan. "jalan dusun Mamba sepanjang 8 km, 3 jembatan dan gorong-gorong yang perlu dibangun dan jaringan listrik bagi warga desa setempat.
Menutup laporannya, Camat bersama warga berkomitmen untuk siap melanjutkan program pembangunan dan bersatu mendukung program pemerintah daerah. (humas 01)

No comments:

Post a Comment